Minggu, 21 Oktober 2012

Tanah KAPLINGAN, Dekat PONDOK ULUL ALBAB Kec. Jati Agung Lampung Selatan


Spesifikasi : Tanah Kaplingan dengan luas ± 420 M2, Rp. 40.000.000,- ( Bisa Nego ).
Lokasi berdekatan dengan Pondok ULUL ALBAB Desa Banjar Agung Kec.Jatiagung Kab. LAMPUNG SELATAN.

Status : Akta Jual Beli Tanah

Cocok Untuk Perumahan 

Lihat Detail Gambar
Jarak 100 meter dari pondok Ulul Albab

Masuk 50 Meter dari Pertigaan

Cocok Untuk Perumahan

Hubungi :
NASIQIN
HP. 0812 72 641710 / 085769632327 Tanpa Perantara
Bila ada yang berminat silahkan telpon untuk negoisasi di LOKASI atau di rumah saya secara langsung untuk menghindari penipuan..

Rabu, 17 Oktober 2012

Pengalaman Naik Bus Hantu Sumber Kencono

Bus Sumber Kencono
Bus ini memang cukup terkenal di kalangan masyarakat Jawa Timur dan Jawa Tengah bagian Timur. Armada bus ini terkenal karena kebiasaan ugal-ugalannya. Selain itu, angka kecelakaa
nnya juga termasuk tinggi. Tak heran nama Sumber Kencono ini sering dipelesetkan oleh masyarakat menjadi "Sumber Bencono" alias "sumber bencana". Bahkan, suatu ketika bus ini pernah dibakar di Ngawi oleh massa karena menabrak pengendara sepeda motor hingga tewas. Mungkin karena ingin mengubah image, nama armada ini akhirnya diganti menjadi seperti itu (Sumber Selamat).

ini ada salah satu kisah nyata cerita mistis yang anda boleh percaya boleh tidak..

Dingin, aku merapatkan jaketku. Entah sudah berapa batang rokok yang kuhabiskan menunggu bis sialan ini. Kulihat jam di tanganku sudah menunjukkan pukul 12 malam. Mataku sampai bosan melihat ke arah jembatan layang Janti. Sudah hampir dua jam aku menunggu di sini, bener-bener brengsek, tak satupun bis yang mau berhenti. Mana sendirian pula, jadi agak-agak merinding, campuran antara takut ada preman kesasar sama aroma mistis malem Jumat Kliwon yang dikenal orang Jawa sebagai malam keramat.

Dari arah barat kulihat sepeda motor melambat, nampaknya dia mau nunggu bis juga. Yang dibonceng seorang pemuda gondrong dengan jaket bergambar lambang salah satu perguruan tinggi di ringroad utara, dia turun sambil melepaskan helmnya.

"Ati-ati dab!" Si pengendara motor muter balik sambil melambaikan tangannya.

Lumayan, ada barengan di sini, minimal kalo sampe ada yang mau malak bisa kabur ke arah berlainan biar premannya bingung mau ngejar yang mana.

Ndak usah ketawa, aku males berantem sama orang ndak mikir masa depan macem preman jalanan, sedikit trauma juga gara-gara dulu waktu ribut sama preman mereka seenaknya ngeluarin pisau. Lha siapapun yang kena kan pasti berurusan sama polisi, dia mungkin mikirnya masuk tahanan ndak masalah, bisa makan gratis. Kalo aku? Bisa digebuki bapakku!

"Mau pulang ke mana Mas?" Sapaku mencoba beramah tamah.

Blah! Sombong sekali mas satu ini, berapa kali aku menyapa tak sekalipun dia menjawab, pura-pura gak denger, sok-sok sibuk ngliat arah datangnya bis di arah jembatan layang. Ini mungkin yang pernah dibilang Simbah di kampung, wong Jowo ilang Jowone, sudah ndak tau tata krama.

Untunglah tak berapa lama kemudian bisnya datang, Sumber Kencono, bis legendaris jurusan Jogja-Surabaya, dan kali ini bisnya mau berhenti. Si Mas gondrong naik duluan, eh lha kok aku baru naik satu kaki si bisnya udah jalan lagi, bener-bener gak sopan! Tapi mungkin memang sudah jadi kebiasaan, karena jadwal keberangkatan antar bis yang kadang cuma selisih 5 menit membuat mereka ndak bisa berhenti lama-lama, kuatir mepet sama yang belakang.

Tumben baru sampe Janti saja bisnya sudah penuh, ada satu dua kursi yang kapasitasnya tiga orang baru ditempati dua orang tapi penumpang yang di situ gak ada yang menawarkan tempat duduk padaku. Lebih tepatnya mereka gak bereaksi apapun saat aku permisi mau duduk. Blah! Makin lama makin keterlaluan orang-orang ini, terbiasa hidup sendiri-sendiri mungkin, sudah hilang segala macam ramah tamah yang konon dulu pernah jadi salah satu ciri orang sini.

Untung ada tiga kursi kosong di bangku paling belakang, tak perlu permisi, lega juga, bisa naikin kaki, mungkin sambil klebas-klebus ngrokok untuk mengusir bosan nanti. Peduli setan sama orang-orang bakal terganggu atau tidak, wong mereka disapa gak menyahut, harusnya diganggu juga gak protes! Sekarang yang penting merem dulu, kompensasi dari berdiri hampir dua jam waktu nunggu bis tadi.

Bis sudah melaju sampai daerah Kalasan, biasanya di sini kondektur sudah narik bayaran dari semua penumpang, tapi heran, kok dari tadi gak ada yang njawil padahal duit sudah aku siapkan. Terserah lah, kalo nanti gak mbayar ya malah bersukur tho.

Tunggu dulu, sunyi waktu naik bis di malam hari sudah biasa, tapi sepertinya yang sekarang ini terlalu sunyi. Mungkin ada satu dua celoteh pelan terdengar, tapi kenapa dari tadi ekspresi orang-orang ini terlalu datar? Lebih tepatnya gak ada ekspresi yang tergambar di wajah. Bahkan orang di sebelahku pun seperti gak merasakan kehadiranku.

Aku jadi sedikit merinding, dulu mbakyuku pernah bilang, kalo malem jangan nunggu bis dari janti, lebih baik dari terminal saja karena konon ada bis hantu yang suka ngambil penumpang di situ.

Bis hantu?

Iya, bis hantu. Selentingan kabar mengatakan bis ini mengalami kecelakaan parah dan semua penumpangnya tewas, waktu kita naik itu semua penumpangnya berwajah pucat dan tidak menghiraukan kehadiran kita. Konon kalo naik bis itu dari Jogja bisa sampai ke Surabaya dalam waktu gak sampai tiga jam, tapi kalo lagi gak beruntung bisa juga gak sampai Surabaya, kita malah dibawa ke alam antah-berantah. Lebih celaka lagi katanya bis hantu itu Sumber Kencono yang memang terkenal suka kebut-kebutan.

"Mas, Sampeyan mau turun mana?" Aku mencoba menyapa penumpang di sebelah, sekaligus mengusir rasa penasaran, masa iya ada bis hantu.

Dia gak menjawab, lebih tepatnya bereaksi seperti semua orang yang dari tadi kusapa, gak ada ekspresi. Ini mulai menakutkan. Kucoba menepuk bahunya agar dia menanggapi sapaanku. Sial! Tanganku menembus bahunya! Dia tidak nyata, dia bukan manusia!

"Pak! Kiri pak! Saya turun sini!" Teriakku panik, tapi mereka tetap dingin tanpa ekspresi.

Sialan! Mungkinkah aku akan terbawa ke alam gaib seperti yang orang-orang pernah ceritakan? Bulu kudukku merinding, badanku terasa dingin. Tapi percuma panik sekarang, aku mencoba mengingat doa-doa yang diajarkan Simbah dulu, sial, lupa semua!

Hampir tanpa sadar, aku meraih sebatang rokok, kunyalakan perlahan dan kuhisap dalam-dalam untuk mengusir tegang.

"Cak, kok bisnya bau kemenyan?" Penumpang di sebelahku mendadak menutup hidung, menatap lurus seakan menembusku dan bertanya pada kenek yang berdiri di pintu belakang.

"Gak papa Mas, kadang memang suka tercium bau kemenyan. Katanya dulu di Janti situ pernah ada penumpang lagi nunggu bis meninggal ditusuk waktu ribut sama preman, kalo malem Jumat Kliwon kayak sekarang ini katanya dia suka ikut naik bis. Kasian, mungkin matinya gak tenang."

Aku termangu, dan bis terus melaju....

By: Dari Berbagai Sumber


Islamic Wallpaper

Wallpaper Islamic
Al-Ahzab : 21

Selasa, 31 Januari 2012

PERAN ANJUNGAN JAWA TIMUR TMII DALAM PENGEMBANGAN SENI BUDAYA ( Katya Tulis )


BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Adapun penyusunan karya tulis ini, penulis mengadakan observasi di TMII yang terletak di Jakarta, adapun yang kami observasi “PERAN ANJUNGAN JAWA TIMUR TMII DALAM PENGEMBANGAN SENI BUDAYA”.
Provinsi Jawa Timur sebagaimana provinsi lainya di Indonesia merupakan salah satu daerah kaya akan kebudayaan. Keanekaragaman seni dan Budaya provinsi ini memberikan daya tarik tersendiri.

1.2. Penjelasan Judul
Secara singkat penulis akan menerangkan pengertian judul, yaitu : “PERAN ANJUNGAN JAWA TIMUR TMII DALAM PENGEMBANGAN SENI BUDAYA”.

  1. Peran adalah pemain, perangkat tingkah yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan dalam masyarakat.
  2. Anjungan adalah bangunan yang dibuat indah penuh artistik.
  3. Jawa Timur adalah sebuah provinsi yang terletak ditimur pulau jawa.
  4. TMII adalah area yang menyuguhkan miniatur budaya suku-suku bangsa di Indonesia.
  5. Dalam adalah jauh masuk kebawah, paham benar tentang ilmu pengetahuan dan sebagainya.
  6. Pengembangan adalah menjadi bertambah sempurna.
  7. Seni adalah suatu ekspresi atau gagasan atau perasaan manusia yang diwujudkan melalui pola kelakuan yang menghaasilkan karya yang bersifat bermakna.
  8. Budaya adalah hasil karya, cipta, dan rasa manusia yang bersifat keindahan.

Dari devinisi-devinisi tersebut diatas, maka yang kami maksud dengan judul karya tulis ini adalah peran aktif anjungan jawa timur TMII dalam mengembangkan kesenian dan kebudayaan dari daerah Jawa Timur.

1.3. Alasan Memilih Judul
Karya tulis yang berjudul “PERAN ANJUNGAN JAWA TIMUR TMII DALAM PENGEMBANGAN SENI BUDAYA” dibuat dengan alasan :
  1. Penulis ingin lebih mengetahui keanekaragaman seni budaya di Provinsi Jawa Timur.
  2. Karena penulis ingin mengenal lebih jauh dan menambah pengetahuan kami tentang seni budaya yang ada di berbagai Provinsi di Indonesia yang kaya akan keanekaragaman seni dan budaya, yang didalamnya mencakup adat-istiadat, kesenian, makanan, wisata, peninggala-peninggalan bersejarah dan lain-lain.

1.4. Rumusan Masalah
a.    Bagaimana seni budaya provinsi Jawa Timur dapat bertahan ?
b.    Bagaimana karya seni budaya masyarakat Jawa Timur dapat berkembang ?
c.    Bagaimana peran Anjungan Jawa Timur TMII dalam memajukan budaya daerah ?

1.5. Tujuan dan Kegunaan Penelitian
Dalam penyusunan karya tulis ini, penulis mempunyai tujuan antara lain :
a.    Tujuan umum, yaitu untuk memenuhi salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Sekolah atau Ujian Akhir Nasional tahun pelajaran 2011/2012.
b.    Tujuan khusus, yaitu untuk menambah pengetahuan penulis akan keanekaragaman seni budaya yang terdapat di Provinsi Jawa Timur dan menemukan data yang akurat mengenai berbagai seni dan kebudayaan Provinsi Jawa Timur.
c.     
Penulisan karya tulis ini mempunyai kegunaan antar lain :
a.    Secara teoristik
- sebagai penambah wawasan akan keindahan seni budaya di
  Indonesia.
- guna memperluas pengetahuan.

            b. Secara Praktis
- menambah pengetahuan akan beragam seni dan kebudayaan
  bangsa Indonesia
   - untuk menggali kreativitas penulis atau siswa.

1.6. Ruang Lingkup Penulisan
                  Ruang lingkup penulisan di dalam karya tulis yang bertemakan “PERAN ANJUNGAN JAWA TIMUR TMII DALAM PENGEMBANGAN SENI BUDAYA”, antara lain :
  1. Budaya
  2. Kesenian

1.7. Metode Pengumpulan Data
                  Metode yang penulis gunakan untuk mendapat informasi dalam rangka penelitian ini sehingga dapat dijadikan pertimbangan kuat diantaranya:

  1. Metode Observasi
      Pengertian metode observasi : “ Penelitian yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung dan tidak langsung”
      Metode penelitian secara tidak langsung, meskipun penulis tidak langsung terjun di daerah Provinsi Jawa Timur namun penulis datang ke TMII dimana terdapat berbagai macam seni dan budaya yang digambarkan sama persis dengan aslinya dalam hal apapun.
  1. Metode Dokumentasi
            Pengertian metode Dokumentasi : “Suatu pembukuan dari data-data yang penulis dapat dan untuk mendukung suatu keterangan, penjelasan atau argumrntasi dan dipergunakan pula dalam naskah-naskah”.



BAB II
LANDASAN TEORI DAN PEMBAHASAN

2.1. Teori-teori
2.1.1. Letak Geografis Provinsi Jawa Timur
            Provinsi jawa timur terletak di antara provinsi jawa tengah dan provinsi bali, terletak pada 1110 - 1140 42”BT dan 7012”-8048” LS. Bagian utara berbatasan dengan laut jawa dan selatan dengan laut hindia. Luas wilayah ditambah dengan luas lautan 110.000 KM2 adalah 157.130,5 KM2 , termasuk zona ekonomi eksklusif. Luas daratan 47.130,15 KM2 terbagi atas kawasan hutan (26,2 %), persawahan 12.286,71 KM2 (26,07%), pertanian kering 11.449,15 KM2 (12,12%), perkebunan 1.293,78 KM2 (2,75%), tambak/kolam 737,71 KM2 (1,57%), kebun campuran 605,65 KM2 (1,29%), dan selebihnya berupa rawa/danau, padang rumput dan lain-lain seluas 1.201,42 KM2 (2,55%).
            Di jawa timur memiliki lebih dari 60 pulau, terdiri dari daerah pegunungan dan puncaknya adalah 40 gunung.
            Bagian jawa timur merupakan daerah yang relatif kurang subur, namun memiliki potensi minyak dan gas alam, bagian tengah dan timur daerahnya relatif lebih subur. Bagian selatan barat memiliki tambang yang cukup besar.
2.1.2 Daerah Wisata Jawa Timur
1. Surabaya
      Surabaya Kota Terbesar kedua di Indonesia Adalah ibu kota provinsi Jawa Timur. Surabaya sebagai kota pahlawan, ternyata tetap mencerminkan lestarinya nilai budaya yang dimilikanya, misalnya seni ludruk, dengan tari Remonya.

2. Madura
      Pulau Madura mempunyai daya tarik wisata alam maupun budayanya yang mempesona seperti karapan sapi yang diselenggarakan pada musim kemarau.
3. Bangkalan
      Daya tarik wisata bangkalan antara lain Makam Air Mata Ibu di Arosbaya. Makam ini adalah makam istri raja cakraningrat. Cinderamata dari daerah ini yang terkenal adalah batik tulis Tanjung Bumi.
4. Sampang
      Kearah timur 62 KM dari dangkalan pantai Camplong dapat dijadikan tempat  persinggahan wisata jalur selatan. Fasilitas penginapan Camplong Cottage dilokasi ini dapat menjadi sarana penyimpanan wisata yang aman.
5. pamekasan
      Pamekasan terletak 33 KM sebelah timur sampang. Dikecamatan Proppo terdapat suatu kerajinan seni batik tulis madura. Dari arah kota sampang sebelum memasuki pamekasan terdapat sumber api alam abadi.
6. Sumenep
      Banyak sekali khasanah seni budaya mewarnai kota sumenep antara lain Kraton Sumenep. Kota kraton ini arsitekturnya bergaya campuran antara gaya arsitektur jawa, Cina, Barat, bahkan Arab. Daya tarik wisata yang menarik antara lain masjid Jamiq, makam keluarga asta tinggi, Kesenian klasik, tari Mowang Sangkai, Tari Topeng, Dalang dan lain-lain. Objek wisata pantai Slopeng dan lombang dengan hamparan pasir putih dan cemara. Udangnya menambah keanekaragaman pesona Madura.


7. gresik
      Perjalanan wisata menelusuri pantura jawa Timur yang paling diminati adalah ziarah wali songo. Digresik banyak tempat ziarah islam yang layak dikunjungi, antara lain makam-makam Maulana Malik Ibrahim, Sunan Giri, Nyai Ageng Pinatih, kanjeng Tumenggung Poesponagoro. Pulau Bawean secara administratif masuk dalam wilayah kabupaten gresik. daya tarik wisata pulau ini antara lain danau Kastoba, Suaka Margasatwa Rusa Bawean dan Air terjun Grojogan. Kerajinanya adalah Tikar Sangkapura dan Bawean.
8. lamongan
Masih dijalur pantura Jawa Timur, wisata ziarah Wali Songo diteruskan ke Lamongan. Disini terdapat makam sunan derajat dan sunan sendang Duwur. Tidak jauh dari makam Sunan derajat terdapat gua maharani. Disebelah utaranya terdapat wisata pantai Tanjung Kodok yang berada diantara WBL ( Wisata Bahari Lamongan ).
9. Tuban
      Makam Sunan Bonang yang terletak dikota Tuban adalah tempat ziarah wali songo terakhir yang dikunjungi sebelum melanjutkan perjalanan ke Jawa tengah, daya tarik wisata lain kota ini adalah Gua Akbar.
10. Bojonegoro
      Daya tarik Kota Bojonegoro antara lain Api Alam Kayangan, Api yang terletak dikecamatan Dander terletak di tengah hutan, kurang lebih 21 KM darat daya Kota Bojonegoro, dan Taman rekreasi Tirta Warna Dander yang terletak kurang lebih 12 KM sebelah selatan bojonegoro.
11. Nagwi
      Kota ngawi terletak hampir diperbatasan jawa timur-jawa tengah, museum prasejarah Trinil, 13 KM sebelah barat kota ngawi merupakan tempat singgah pertama perjalanan wisata dari jawa tengah yang masuk ke Jawa Timur.
12. Magetan
      Telaga Pasir, atau yang lebih dikenal sebagai telaga Saranagan terletak dikaki gua Lawu berjarak 17 KM sebelah barat Kota Magetan, Merupakan daya tarik wisata alam yang mempesona. Dari Sarangan dapat melanjutkan perjalanan wisatanya kearah barat menuju air terjun Tawang Mangu.
13. Madiun
      Kota ini di kelilingi kawasan  wisata yang potensial, dilanjutkan dengan adanya banyak bangunan peninggalan budaya yang masih terpelihara baik. Disini terdapat pabrik gula “Rejo Agung” dan industri Kereta Api “INKA”.
14. Ponorogo
      Kesenian tradisional Reog Ponorogo adalah kesenian yang ikut mewarnai corak dan seni budaya jawa timur, bahkan reog ponorogo menyebar kebeberapa tempat di luar Ponorogo. Daya tarik utama kesenian ini adalah Topeng “Dadak Merak” dengan kepala harimau seberat 50 KG. Daya tarik wisata alam di Ponorogo adalah telaga nyebel yang terletak di kaki gunung Wilis.
15. Pacitan
      Pacitan banyak memiliki kekayaan alam wisata gua. Beberapa diantaranya tetap dilindungi kelestarianya, sedang beberapa gua lainya dikembangkan sebagai gua wiasata. Gua Gong adalah salah satu gua wisata dengan keindahanya stalakmit dan stalaktiknya yang masih utuh. Gua ini terletak didesa Bomo. Kecamatan Punung 30 KM sebelah barat Pacitan jalan menuju Jawa Timur.

16. Trenggalek
      Hampir sepertiga kawasan jawa timur selatan terdiri dari daratan pegunungan Karst. Karena itu daerah trenggalek maupun pacitan banyak sekali gua-gua yang indah. Gua sripit atau yang dikenal dengan nama gua Lawa terletak 30 KM tenggara kota kota trenggalek. Dari gua ini 15 KM kearah selatan pantai karanggongsoh.
17. Nganjuk
      Air terjun sedudo terletak 27 KM sebelah selatan nganjuk pada ketinggian 500 Meter diatas permukaan laut. Ketinggian air terjun yang mencapai 120 meter ini sungguh mengagumkan. Tidak jauh dari lokasi ini terdapat candi Ngetos peninggalan kerajaan Majapahit  abad XIV.
18. Kediri
      Goa selomangleng adalah peninggalan kerajaan kediri abad X. relief yang menghiasi dinding gua menceritakan kisah Arjuna Wiwahana. Daya tarik lainya adalah bangunan gereja katolik Di Puh Sarang yang dibangun oleh H. Matlian Pont pada tahun 1930. peninggalan sejarah lainya adalah area Totok Kerot di Desa Bulu Pasar Kecamatan Pagu, 17 KM sebelah timur kediri. Di Desa Pamenang Kecamatan Pagu terdapat situs yang diyakini sebagai masyarakat Jawa sebagai tempat Muksanya Raja jaya baya dari kerajaan Kediri pada abad XII. Yaitu Loka Muksa Sri Aji Joyoboyo. Objek wisata sejarah yang lain adalah candi tegawangi di desa Tegawangi Kecamatan Palemahan, 24 KM Sebelah timur Kediri.
19. Tulungagung
      Pantai popoh adalah obyek wisata pantai yang banyak dikenal oleh wisatawan nusantara. Diwajak terdapat tambang marmer, oleh sebab itu, disekitar daerah ini banyak terdapat kerajinan batu marmer dan Onix.


20. Blitar
      Daya tarik wisata kota Blitar adalah makam presiden pertama Republik Indonesia Mendiang Ir. Soekarno atau lebih dikenal dengan nama bung karno, kearah utaranya terdapt komplek candi Penataran.
21. Malang
      Daya tarik wisata kota malang antara lain pantai Balekambang, kurang lebih 57 KM kearah selatan Malang. Pantai Ngliyep yang menurut perhitungan  bulan jawa juga diadakan upacara tradisional “Labuhan”. Candi Badut terletak 5 KM sebelah barat malang. Candi Jajaghu didirikan untuk menghormati Raja Wisnuwardhana dari kerajaan Singasari yang meninggal pada abad XIII, Candi kidal didirikan untuk menghormati Raja Anuspati dari kerajaan Singasari yang meninggal pada tahun 1290 M. candi Singasari dibangun untuk menyerang raja terakhir kerajaan Singasari, Kartanegara, G. Gromo sebagai pusatnya daerah tujuan wisata utama Jawa Timur.
22. Batu
      Batu adalah kawasan resort. Daerah ini dikenal sebagai buah dan apel. Taman rekreasi Songgoriti terdapat pemandian air panas alam. Atraksi wisatawan Agro di taman rekreasi Agro Kusumo, kolam renang yang sring menjadi tempat singgah wisatawan mancanegara Adi Seletta. Jatim Park sebuah taman permainan dan diorama raksasa sebagai fasilitas hiburan, objek wisata air terjun Coban Rondo ini banyak sekali dikunjungi wisatawan nusantara.
23. Jombang
      Daya tarik wisata di Jombang antara lain Wana Wisata Sumberboto seluas dua hektar di desa Japangan Kecamatan Mojowarno. Di kota Jombang juga terdapat taman rekreasi Wisata Tirta.

24. Mojokerto
      Kawasan Mojokerto  merupakan areal bakas peninggalan kerajaan Majapahit di Abad XIII - XVI.  Di museum Trowulan disimpan benda-benda bersejarah peninggalan kerajaan majapahit, kolam segaran yang terletak tidak jauh dari museum ini, menurut ceritanya adalah tempat untuk menjamu tamu-tamu kerajaan. Tidak jauh dari kolam ini terdapat Pendopo Agung Trowulan sebagai pusat bangunan utama kerajaan Majapahit. Di kota Mojokerto juga banyak terdapat candi-candi antara lain Candi Bajang Ratu, Candi Tikus, Candi Brahu dan Candi Wringin Lawang.
25. Sidoarjo
      Sentra Industri tas dan koper di Tanggulangin menjadi tujuan utama wisata belanja bagi para wisatawan, kerajinan tas dan koper “Intako” disenrta industri Tanggulangin-Sidoarjo, banyak menawarkan aneka produk berkualitas, lelang bandeng di kota ini yang diadakan setiap tahun bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Juga merupakan daya tarik wisata yang ramai dikunjungi orang terutama para petani tambak.
26. Pasuruan
      Pasuruan, 60 KM dari Surabaya arah tenggara adalah pintu masuk kekawasan Bromo dari arah barat. Dari gunung Penanjakan dapat dinikmati panorama gunung Bromo yang indah. Gunung Bromo dikelilingi laut pasir yang luas dengan latar belakang gunung Semeru.
27. Tretes
      Daya tarik tretes antara lain air terjun Kakek Bodo, Bumi Perkemahan Berkuda dan lain-lain. Perjalanan kembali ke surabaya dapat singgah ke Candi Jawi di Pandaan panggung terbuka, taman Candra Wilwatikta, didekat candi ini panggung terbuka terbesar di Jawa Timur. Jika melanjutkan perjalanan wisatanya ke Malang dapat singgah di Taman Safari Indonesia dan kebun raya di Purwodadi.
28. Probolinggo
      Pintu lain menuju gunung Bromo dapat melalui Tongas, Probolinggo. Objek wisata alam disekitar gunung Bromo adalah air terjun Madakaripura yang oleh sebagian masyarakat dipercaya sebagai tempat Bertapanya Gajah Mada diera kejayaan Majapahit Madakaripura berada pada ketinggian 620 meter diatas permukaan laut terletak di desa Sapih, Kecamatan Lumbang, ada tujuh air terjun dilokasi ini. Candi Jabung terketak di desa jabung, Kecamatan Paiton dekat jalan raya arah Probolinggo-Situbondo. Bagi pecinta olah raga petualangan rafting menyusuri Sungai Pekalen sejauh 9 KM akan menjadi pilihan lain untuk dicoba.
29. Lumajang
      Dari lumajang wisatawan dapat masuk ke kawasan Taman Nasional Bromo, Semeru, Tengger lewat Ranu Pane. Daya tarik wisata alam di Lumajang antara lain Segitiga Ranu yaitu Ranu Pakis, Ranu Bedak dan Ranu Klakah.
30. Situbondo
      Daya tarik wisata Situbondo yang banyak dikenal adalah kawasan pantai Pasir Putih. Pasir putih terletak di jalan raya Surabaya-Banyuwangi. Kearah timur Situ Bondo bisa dikunjungi Taman Nasional Baluran, taman ini seluas 25.000 hektar, dihuni habitat satwa langka antara lain banteng, harimau, ayam hutan, burung merak, kerbau liar, kijang, babi hutan, rusa, kucing hutan dan lain-lain.
31. Bondowoso
      Daya tarik kawah Ijen sudah dikenal wisatawan nusantara  maupun mancanegara terutama perancis. Kawah Ijen Seluas 5.466 hektar terlatak pada ketinggian 2.386 meter diatas permukaan laut dengan suhu rata-rata 2 – 18 Celcius. Dilokasi kawah ini terdapat dapur belerang. Wisata argo dengan produk utama kopi Arabica di kawasan Ijen dikelola oleh PT. Perkebunan Nsantara XII. Wisatawan dapat melanjutkan perjalananya ketaman pemandian air panas Blawan, air terjunn Blawan dan Kawah Wurung di Jampit.
32. Jember
      Objek wisata pantai Watu Ulo mempunyai keindahan tersendiri, dengan daerah batu karang yang menyerupai ular adalah andalan pariwisata Kota Jember. Didekatnya terhampar pantai Papuma ( Arkonim pantai Pasir Putih ). Di Rermbangan terdapat kawasan “Wisata Rembangan” dengan panorama pegunungan indah serta dilengkapi fasilitas hotel dan kolam renang. Wisata agro ke kebun kopi yang dikelola PT. PN XII Gunung Gumitri merupakan atraksi wisata yang menarik.
33. Banyuwangi
      Tari Jejer, tari Gandrung Banyuwangi dan tari padang ulan adalh tari khas yang populer didaerah ini. Wisata agro yang paling banyak dikunjungi wisataawan mancanegara adalah wisata agro kali Klatak dan wisata Agro Margo Utomo di Kalibaru. Bagi pecinta alam taman nasional Alas Purwo ( 43.420 hektar ) dengan habitat utama banteng dapat dikunjungi setiap saat. Pelestarian habitat penyu di Sukamade adalah daya tarik lain alam yang ada di Banyuwangi. Objek wisata yang sudah dikenal di dunia Internasional adalah pantai Plengkung terkenal satu dari tujuh ombak terbaik didunia untuk olah raga selancar.

2.2. Pembahasan
2.2.1 Kesenian dan Kebudayaan di Jawa Timur
a)    Kota Jember memiliki agenda wisata berupa sebuah event spektakuler Fashion Carnaval on the Street, dengan konsep kostum trend fashion dunia. Diikuti oleh sekitar 400 orang peserta yang disaksikan langsung oleh ratusan ribu penonton dan telah tercatat di Muri sebagai peragaan dengan Catwalk terpanjang 3,6 KM. pada peringatan ulang tahun TMII ke-35, Jember Fashion Carnaval dapat disaksikan kemegahanya dalam busana bertemakan flora dan fauna.
b)    Kesenian Dongkrek berupa arak-arakan dengan perpakaian dan bertingkah laku menyerupai hewan berasal dari kota Madiun. Kota madiun juga merupakan pelestarian budaya tradisional, yaitu pencak silat.
c)    Kesenian topeng tradisional Indonesia yang terbuat dari gabungan kepala harimau dan burung merak yang disebut dadak merak. Topeng itu beratnya mencapai 50 kg yang dimainkan oleh seorang laki-laki yang disebut warok. Memainkan dadak merak hanya mengandalkan kekuatan gigi.
d)    Kesenian Reog Ponoogo berasal dari legenda yang berasal dari ponorogo, Jawa Timur. Kisah ini terjadi pada sekitar abad ke-15, dimana raja ponorogo, Kelono Sewandono memerintahkan patihnya Bujang Anom untuk melamar putri Kediri, Dewi Songgo Langit. Dalam perjalanan bertemu dengan Singobarong, Raja Harimau, yang bertujuan sama. Akhirnya terjadi pertempuran sengit antara Bujanganom dan Singobarong yang dibantu oleh burung merak. Dalam legenda dikisahkan burung merak ini hinggap dikepala harimau yang membuat tidak terkalahkan oleh prajurit Ponorogo. Hal ini membuat murka Raja Kelono Sewandono. Bersenjatakan pecut sakti Samandiman, ia maju menghadapi pertempuran Singobarong. Berikut kesaktianya, penyatuan kedua binatang ini menjadi permanen dan tak dapat dipisahkan hingga menjadi tontonan yang menakjubkan seperti yang kita kenal sekarang ini.
Dalam pementasan reog ponorogo terdiri dari : Dadak merak sebagai perwujudan Singobarong dan Merak yang menari dengan akraktif. Prabu Kelono Sewandono yang menggunakan topeng yang menari di kelilingi prajuritnya. Bujanganom menggunakan topeng yang bergerak sangat lincah dan sering melakukan gerakan akrobatik. Ia memimpin barisan para warok yang terdiri dari para pria yang berpakaian hitam-hitam sebagai pasukan yang menguasai kekuatan spiritual tinggi ( Magic ). Kemudian barisan prajurit berkuda yang menggunakan properti dari bambu ( jaran kepang ) yang disebut jatilan.
e)    Kesenian khas Bondowoso adalah Ronteg Singa Ulung yang diangkat dari cerita rakyat dengan tokoh Juk Seng yang berkemampuan bersahabat dengan hewan, termasuk singa.

2.2.2. Mengenal Anjungan Jawa Timur
Dua patung raksasa, Kotbuto dan Angkotbuto, mengapit jalan masuk ke Anjungan jawa Timur. Konon keduanya adalah patih kerajaan Blambangan dibawah pemerintahan prabu Minakjinggo. Tiruan candi Tahun dari komplek percandian penataran, blitar dalam ukuran sebenarnya dapat dilihat lengkap dengan patung Ganesya didalamnya. Keagungan kerajaan majapahit tergambar dalam reliaf penobatan Raden Wijaya sebagai Raja Majapahit, dilengkapi dengan “Sumpah Palapa Majapahit Gajah Mada”, dihalaman ini dapat pula dilihat patung “Karapan Sapi”, yaitu pacuan antara sepasang sapi jantan melawan dua atau tiga pasang sapi lainya. Sijoki atau penunggangya berdiri diatas “kelas” dengan membawa cambuk rotan untuk memacu larinya sapi. Bukit kapur yang melatar belakangi patung karapan sapi menggambarkan deretan bukit kapur utara yang membujur dari jawa tengah hingga jawa timur dan berakhir di pulau Madura, yang sekarang dikembangkan pemanfaatanya sebagai kawasan religius dengan memindahkan beberapa bangunan adat antara lain rumah situ bondo, rumah Pacitan, langgar dan Miniatur menara masjid Sunan Ampel. Di lokasi ini juga dilengkapi dengan pendopo atau Paseban yang dapat digunakan sebagai tempat Saresehan. Perpustakaan juga tersedia didukung lingkungan yang teduh oleh beberapa pepohonan.
Tugu Meruncing bersegi 10 dan mempunyai 11 keratan adalah tiruan dari tugu pahlawan di surabaya, yang dibuat setinggi 12 meter dan sebuah patung patriot bambu runcing didekatnya, mengambarkan semangat patriotisme arek-arek Surabaya melawan penjajah, mengingatkan kita betapa banyak pahlawan yang gugur sebagai Kusuma Bangsa pada tanggal 10 November 1945. untuk menjujung aktivitas kegiatan kesenian dari kabupaten  atau kota di Provinsi Jawa Timur dibangun panggung berukuran besar. Panggung ini dirancang dengan ketinggian yang cukup untuk beratraksi Reog Ponorogo, Khususnya dadak merak setinggi sekitar 4 meter. Ruang bawah tanah ( Basemen ) dari panggung ini dimanfaatkan sebagai tempat rias dan ruang tunggu para penari sebelum  tampil kepentas. Bagian sayap panggung difungsikan sebagai tempat pemusik dan aktivitas pertunjukan lainya tanpa mengganggu konsentrasi kegiatan di panggung utama. Untuk kenyamanan penonton didirikan tenda yang dapat menampung sekitar 400 penonton. Kapasiatas tersebut masih dapat ditingkatkan setelah dibangun Kuncungan di depan pendopo sehingga memberi kesan menyatu.
Dihalaman ini dibangun beberapa bentuk rumah adat yang ada di Jawa Timur. Bangunan induknya berupa rumah seorang kepala desa dari ponorogo lengkap dengan pendoponya. Bagian lain dari halaman ini merupakan komplek perumahan Madura, yang diwakili oleh rumah adat Sumenep, Pamekasan, Bangkalan dan Situbondo. Pada tempat-tempat tertentu ditanami pohon-pohon yang banyak dijumpai di Jawa Timur, seperti maja, Srikaya, Kelapa Gading, Cemara Udang dan lain-lain. Apabila anda duduk menikmati masakan Jawa Timur di Warung yang tersedia, saraya mendengarkan gending Jawa Timur, yang kadang-kadang diselingi oleh suara perkutut dan bercumbunya burung-burung merpati pasti anda akan terbayang ALAM PEDESAAN. Untuk memudahkan memasuki area anjungan Jawa Timur dibangun gerbang baru dibagian belakang berupa gapura Candi Bentar atau Candi Belah. Selain itu juga dibangun beberapa fasilitas penunjang kegiatan promosi potensi daerah berupa ruang pameran, ruang audio visual, kantor pengelolaan, dan ruang serbaguna.
BAB III
KESIMPULAN, SARAN DAN PENUTUP

3.1. Kesimpulan
   Setelah melakukan observasi dan interview melalui beberapa sumber dan data-data yang diperoleh, maka dengan ini kami dapat menyimpulkan antara lain :
  1. seni dan budaya sangat berarti dalam kehidupan manusia yang dapat memberi keindahan sendiri.
  2. Provinsi Jawa Timur yang terletak dipulau Jawa ini mempunyai berbagai seni budaya yang beranekaragam makna dan keindahanya
  3. Bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragam seni dan budaya yang dimiliki dari setiap Provinsi yang didalamnya mencakup adat-istiadat, kesenian, pariwisata dan lainya.

3.2. Saran
      Dalam penyelesaian karya tulis ini, penulis hendak menyampaikana saran yang sekiranya dapat diterima oleh semua pihak yaitu :
  1. Masyarakat mempunyai peran yang penting bagi kelestarian lingkungan untuk menjaga seni dan budaya yang ada disekitarnya.
  2. Pemerintah dan masyarakat hendaknya dapat mengembangkan budaya kita sendiri agar budaya luar tidak membudayakan jiwa muda Indonesia.
  3. Kita sebagai generasi muda yang bertanggung jawab atas kelestarianya dapat menjaga agar kebudayaan tidak terancam punah dan tidak dicuri negara lain.
 3.3. Penutup
      Semoga dengan dibuatnya karya tulis ini kita semua dapat menambah pengetahuan dan wawasan kita atas keanekaragaman seni dan budaya yang ada di Indonesia, seperti semboyan “BHINNEKA TUNGGAL IKA” yang mempunyai arti “Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua” yang menggambarkan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan seni budaya.

      Penulis menyadari sepenuhnya ilmu dan pengetahuan yang kami miliki belum begitu sempurna ( dalam tahap pembelajaran ) bahkan hanya setetes dari lautan, karena itu mungkin dalam pembuatan karya tulis ini masih banyak kekurangan dan masih jauh dari titik kesempurnaan, maka penulis akan menerima kritik dan saran yang membangun kreatifitas dimasa yang akan datang.